Showing posts with label muamalah. Show all posts
Showing posts with label muamalah. Show all posts

Tuesday, 7 July 2020

Menjual Sesuatu Barang Yang Belum Dimiliki Ada Beza Dengan Tempahan

(Jawapan Ustaz saya bagi persoalan ini yang diajukan. Dikongsikan untuk manfaat bersama)

بسم الله الرحمن الرحيم
Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh Ustaz

Ustaz, berkenaan muamalah, ana maklum akan keharaman menjual barang yang belum dimiliki.

Ana nak tanya sama ada method yg akan ana gunakan terkena kepada keharaman tersebut

Method:

Monday, 15 June 2020

Hukum Jual Beli Dengan Perbezaan Bayaran Secara Tunai (Cash) dan Ansuran (Instalments)


Pada zaman pasca Perang Dunia Kedua, sebagaimana sekarang ini wabak melanda merata dunia, jual beli secara bayaran ansuran menjadi lumrah kehidupan manusia sejagat.

Peralatan Elektrik, Perkakas Rumah, Perabot, malah Rumah Kediaman, Kereta dan lain-lain dijualbeli secara bayaran beransuran menjadi berleluasa.

Pada cara jual beli demikian, ada kemudahan dan keringanan kepada kebanyakan manusia sebab hanya segelintir golongan pembeli yang mampu untuk membeli segala keperluan hidupnya, khususnya, Rumah Tempat Tinggal, dengan membayarnya secara tunai.

Tetapi apakah hukumnya jual beli secara beransuran. Berikut perkara-perkara yang semestinya kita ambil perhatian demi menjamin, dengan Izin Allah dan RahmatNya, kita dapat dengan mudah menjawab pada Hari Kiamat kelak, 1 daripada 5 soalan terutama, iaitu HARTA, daripada mana kita mendapatkannya dan kepada apa kita pergunakannya dan salurkannya.

Tuesday, 23 July 2019

Perhatikanlah Dengan Siapa Kita Berteman!


Memilih teman yang baik adalah sesuatu yang tak bisa dianggap remeh. Karena itu, Islam mengajarkan agar kita tak salah dalam memilihnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

"Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman." HR Abu Dâwud no. 4833 dan at-Tirmidzi no. 2378. (ash-Shahîhah no. 927)

Wednesday, 26 June 2019

Saudaraku, Bersabarlah Di Atas Sunnah...


Pada akhir zaman akan semakin sedikit kebaikan, banyak yang menentang, dan banyak fitnah yang menyesatkan, fitnah syubhat, keraguan, berpaling dari kebenaran, fitnah syahwat dan condongnya manusia kepada dunia...

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالقَابِضِ عَلَى الجَمْرِ
"Akan datang suatu masa, dimana orang yang bersabar (berpegang teguh) pada agamanya seperti orang yang sedang menggenggam bara api" (HR. At-Tirmidzi no. 2260, hadits dari Anas bin Malik, lihat Shahiihul Jaami' ash-Shaghiir no. 8002)


فَإِنَّ مِنْ وَرَائِكُمْ أَيَّامَ الصَّبْرِ الصَّبْرُ فِيهِ مِثْلُ قَبْضٍ عَلَى الْجَمْرِ لِلْعَامِلِ فِيهِمْ مِثْلُ أَجْرِ خَمْسِينَ رَجُلًا يَعْمَلُونَ مِثْلَ عَمَلِهِ
"Sesungguhnya setelah kalian akan ada hari-hari kesabaran, dimana bersabar pada hari-hari itu seperti menggenggam bara api. Orang yang beramal tatkala itu memperoleh pahala sama dengan 50 orang yang beramal seperti amalannya" (HR. At-Tirmidzi no. 3058 dan Ibnu Majah no. 4014, hadits dari Abu Tsa’labah al-Khusyani).

Saturday, 22 September 2018

Menutup Aib Seorang Muslim


Nabi ﷺ bersabda:
وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمٍ سَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
“Barang siapa yang menutup seorang Muslim, maka Allah ﷻ akan menutupnya di dunia dan di Akhirat.”

Dalam riwayat yang lain:
وَمَنْ سَتَرَ عَلَى مُسْلِمٍ
“Barang siapa menutup dari seorang Muslim.”

Dan dalam hadis ini tidak disebutkan apa yang harus ditutup, Rasulullah ﷺ hanya memberikan secara umum. Dan sebagaimana dalam kaidah:
"Sesuatu Yang Tidak Disebutkan Berarti Memberikan Faidah Keumuman"